Tingkatkan Produksi Bawang Merah, Kementan Perkuat Permodalan Petani di Sumenep 

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawang merah varietas rubaru Sumenep

JatimEkpos.com-SUMENEP , Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.30 April 2026.

Melalui pendekatan microfinance (keuangan mikro), program ini memfasilitasi akses permodalan bagi kelompok tani, khususnya di wilayah sentra bawang merah.

Program yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB) ini bertujuan memutus rantai keterbatasan modal yang kerap dihadapi petani. Langkah ini terbukti aka. efektif, terutama bagi kelompok tani di Kecamatan Rubaru dan kecamatan lainnya yang menjadi fokus wilayah pengembangan bawang merah di Sumenep.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa kementerian pertanian tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga mendorong kemandirian finansial petani melalui pendampingan pengelolaan modal.

“Kami memastikan petani, terutama korporasi petani , mendapatkan fasilitas pembiayaan yang mudah dan pendampingan yang tepat untuk keberlanjutan usaha mereka,” jelas perwakilan pengelola koperasi PIR.

Keberhasilan program ini nanti terlihat dari panen yang dihasilkan berupa bawang merah , di mana para petani yang tergabung dalam kelompok tani akan mampu memproduksi komoditas berkualitas baik. Sebagai contoh, Badan Usaha Milik Petani (BUMP) koperasi Pertama Indah Rubaru (PIR) di Sumenep ini diharapkan sukses mengembangkan sayap bisnisnya berkat dukungan permodalan dan pelatihan dari kegiatan ini.

Dengan kegiatan permodalan melalui Bank BPRS ini diharapkan pengembangan usaha yang signifikan ke petani, poktan serta korporasi di Kabupaten Sumenep, microfinance UPLAND ini ditargetkan dapat menjangkau lebih banyak petani kecil, meningkatkan produktivitas komoditas bawang merah, dan meningkatkan pendapatan petani di dataran tinggi secara berkelanjutan.

Penulis : Joko

Editor : Elysakayaka

Sumber Berita: Liputan sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungi Kawasan Transmigrasi di Lahat, Wamen Viva Yoga: Rehabilitas Sekolah dan Sertipikati Lahan Segera Kita Tuntaskan
Sarasehan PAN Gresik, Viva Yoga: PAN selalu Lolos ke Senayan
Hadiri Sidang Doktor Luluk Nur Hamidah, Wamen Viva Yoga Sebut Pola Distribusi Kader NU Mirip HMI
Sinergi KKP-Kementrans, Wamen Viva Yoga: 17 Satuan Permukiman Transmigrasi Akan Menjadi Kampung Nelayan Merah Putih
Wamen Viva Yoga: Polri Harus Dekat dengan Rakyat dan Jadi Pengawal Demokrasi
Lembaga Formasi Minta Kepolisian Tindak Tegas Tambang Ilegal di Banyuwangi, Meski Ada yang Membekingi
Uya Kuya Gantikan Eko Patrio Pimpim PAN DKI Jakarta
Minat Bertani Meningkat, DKPP Sumenep Optimistis Luas Lahan Tembakau Bertambah pada Musim Tanam 2026

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 03:28 WIB

Kunjungi Kawasan Transmigrasi di Lahat, Wamen Viva Yoga: Rehabilitas Sekolah dan Sertipikati Lahan Segera Kita Tuntaskan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:50 WIB

Sarasehan PAN Gresik, Viva Yoga: PAN selalu Lolos ke Senayan

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:11 WIB

Hadiri Sidang Doktor Luluk Nur Hamidah, Wamen Viva Yoga Sebut Pola Distribusi Kader NU Mirip HMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:11 WIB

Sinergi KKP-Kementrans, Wamen Viva Yoga: 17 Satuan Permukiman Transmigrasi Akan Menjadi Kampung Nelayan Merah Putih

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:26 WIB

Wamen Viva Yoga: Polri Harus Dekat dengan Rakyat dan Jadi Pengawal Demokrasi

Berita Terbaru