JATIMEKSPOS.COM – SUMENEP, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak masyarakat penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar memanfaatkan sekaligus merawat rumah yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, program RTLH bukan sekadar menyediakan tempat tinggal yang layak, tetapi juga menjadi fondasi untuk membangun keluarga yang sehat, produktif, mandiri, dan sejahtera.
Dalam pesannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa penerima manfaat diharapkan memiliki semangat untuk terus bekerja dan berusaha meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Bantuan yang diberikan diharapkan menjadi motivasi agar masyarakat semakin mandiri, sekaligus mampu menjaga rumah yang telah diterima agar tetap layak huni.
“Rumah yang layak bukan hanya menjadi tempat berteduh, tetapi menjadi fondasi dalam membangun keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera. Karena itu, para penerima diharapkan memanfaatkan sekaligus menjaga rumah tersebut dengan baik,” ujar Bupati Fauzi.
Program RTLH merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah serta mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumenep
Berdasarkan data Baznas Kabupaten Sumenep, selama periode Januari hingga Juni 2026 telah direhabilitasi sebanyak 66 unit rumah dengan total anggaran mencapai Rp1,089 miliar. Bantuan tersebut tersebar di berbagai wilayah dengan rincian 13 unit pada Januari, 15 unit Februari, 5 unit Maret, 14 unit April, 10 unit Mei, dan 9 unit Juni.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap program RTLH tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya keluarga yang lebih sehat, mandiri, produktif, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
(Red Je)









