SUMENEP, JatimEkspos.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini belum dirasakan oleh siswa di tujuh Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tersebar di Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep.
Kondisi tersebut diketahui berkaitan dengan dapur penyalur MBG yang telah disiapkan di wilayah tersebut, namun hingga saat ini belum beroperasi untuk menyalurkan makanan kepada para siswa.
Wali murid sekaligus warga setempat menyampaikan keprihatinan sekaligus harapannya agar program tersebut segera berjalan. Rabu (23/9/2026)
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dapur sudah disiapkan, namun sampai hari ini belum beroperasi. Akibatnya, ketujuh sekolah di Ambunten Tengah dan Ambunten Barat belum menerima satu pun porsi MBG. Kami sangat berharap anak-anak yang sampai saat ini belum mendapatkan MBG bisa segera merasakan program tersebut,” ungkapnya.
Masyarakat pun mempertanyakan penyebab belum beroperasinya dapur tersebut. Apakah masih terkendala kesiapan tenaga pengelola, pasokan bahan makanan, administrasi, prosedur operasional, atau kendala lainnya.
Menurut warga, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dari pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program MBG, terlebih dapur penyalur telah disiapkan namun belum diketahui kapan mulai menjalankan fungsinya.
“Kami sangat berharap dapur tersebut segera beroperasi, sehingga anak-anak di tujuh sekolah yang sampai saat ini belum menerima MBG dapat segera merasakan program tersebut. Kami ingin penyalurannya berjalan merata dan tidak ada anak yang tertinggal,” tegas warga.
Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat. Pihak-pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG diharapkan segera memberikan kejelasan mengenai penyebab dapur belum beroperasi sekaligus memastikan langkah konkret agar penyaluran kepada tujuh SDN tersebut segera dilaksanakan.
Jangan sampai keberadaan dapur yang telah disiapkan hanya berhenti pada kesiapan fasilitas, sementara anak-anak sekolah yang menjadi sasaran program masih menunggu kapan mereka dapat menerima manfaat MBG.
Masyarakat kini menunggu kepastian, penjelasan, dan tindakan nyata dari pihak terkait agar pelaksanaan program MBG di Ambunten Tengah dan Ambunten Barat dapat segera berjalan.
(Red Je)








