Lembaga Formasi Minta Kepolisian Tindak Tegas Tambang Ilegal di Banyuwangi, Meski Ada yang Membekingi

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, 1 Juli 2026 – Ketua  Lembaga Formasi secara resmi menyampaikan permintaan tegas kepada jajaran Kepolisian Resor Banyuwangi untuk menindak dan menghentikan seluruh kegiatan pertambangan yang beroperasi tanpa izin resmi di wilayah kabupaten ini.

Permintaan itu disampaikan dengan penegasan bahwa penindakan harus berjalan sesuai jalur hukum, tidak boleh terhalang oleh siapa pun, meskipun diketahui ada pihak yang diduga memberikan perlindungan atau dukungan kepada pelaku usaha tambang ilegal tersebut.

“Kami minta kepolisian bertindak tegas dan konsisten. Proses harus berjalan sesuai hukum yang berlaku, tidak pandang bulu. Walaupun ada yang membekingi atau melindungi kegiatan itu, ilegal tetaplah ilegal dan harus ditindak sesuai peraturan,” tegas Ketua Lembaga Formasi.

Lembaga tersebut menambahkan bahwa aktivitas tambang tanpa izin telah menimbulkan kerusakan lingkungan, pencemaran sumber air bersih, serta meningkatkan risiko bencana alam yang mengancam keselamatan dan mata pencaharian warga setempat.

Poin Utama Transformasi Penegakan Hukum Tambang yang perlu diperhatikan adalah:
1. Zero Tolerance: Penghapusan segala bentuk perlakuan istimewa bagi pelanggar izin tambang.
2. Lembaga Baru: Optimalisasi Ditjen Gakum ESDM sebagai garda terdepan penindakan.
3. Pemulihan Ekosistem: Penangkapan cukong harus dibarengi dengan tanggung jawab reklamasi lahan yang rusak.

Lembaga Formasi juga menyatakan siap menyerahkan data, bukti, dan informasi hasil pemantauan masyarakat kepada kepolisian guna mendukung proses penyelidikan dan penindakan yang adil, terbuka, dan tuntas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungi Kawasan Transmigrasi di Lahat, Wamen Viva Yoga: Rehabilitas Sekolah dan Sertipikati Lahan Segera Kita Tuntaskan
Sarasehan PAN Gresik, Viva Yoga: PAN selalu Lolos ke Senayan
Hadiri Sidang Doktor Luluk Nur Hamidah, Wamen Viva Yoga Sebut Pola Distribusi Kader NU Mirip HMI
Sinergi KKP-Kementrans, Wamen Viva Yoga: 17 Satuan Permukiman Transmigrasi Akan Menjadi Kampung Nelayan Merah Putih
Wamen Viva Yoga: Polri Harus Dekat dengan Rakyat dan Jadi Pengawal Demokrasi
Uya Kuya Gantikan Eko Patrio Pimpim PAN DKI Jakarta
Minat Bertani Meningkat, DKPP Sumenep Optimistis Luas Lahan Tembakau Bertambah pada Musim Tanam 2026
Punya WIUP & Eksplorasi, Tambang Pasir Susukan Kidul Desa Rogojampi Tetap Rusak Alam — LSM Formasi: Aparat Penegak Hukum Harus Tegas

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 03:28 WIB

Kunjungi Kawasan Transmigrasi di Lahat, Wamen Viva Yoga: Rehabilitas Sekolah dan Sertipikati Lahan Segera Kita Tuntaskan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:50 WIB

Sarasehan PAN Gresik, Viva Yoga: PAN selalu Lolos ke Senayan

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:11 WIB

Hadiri Sidang Doktor Luluk Nur Hamidah, Wamen Viva Yoga Sebut Pola Distribusi Kader NU Mirip HMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:11 WIB

Sinergi KKP-Kementrans, Wamen Viva Yoga: 17 Satuan Permukiman Transmigrasi Akan Menjadi Kampung Nelayan Merah Putih

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:26 WIB

Wamen Viva Yoga: Polri Harus Dekat dengan Rakyat dan Jadi Pengawal Demokrasi

Berita Terbaru