Hadiri Sidang Doktor Luluk Nur Hamidah, Wamen Viva Yoga Sebut Pola Distribusi Kader NU Mirip HMI

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang yang berlangsung di Gedung F Lantai 2 Ruang Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI

Sidang yang berlangsung di Gedung F Lantai 2 Ruang Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI

JATIMEKSPOS.COM-DEPOK , Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menghadiri sidang promosi doktor Luluk Nur Hamidah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (6/7/2026).

Dalam sidang terbuka Program Doktor Sosiologi tersebut, Luluk mempertahankan disertasinya yang berjudul “Dinamika Arena Politik Nahdlatul Ulama di Solo Raya: Interrelasi, Kontestasi Elite, dan Transformasi Masa Depan 2045”.

Sidang yang berlangsung di Gedung F Lantai 2 Ruang Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI itu dimulai pukul 14.00 WIB dengan tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Dody Prayogo, MPSt., Said Aqil Siroj, Dr. Panji Anugrah Permana, MSi., Prof. Dr. Indera Ratna Irawati, M.A., serta Dr. Sulastri, M.Si.

Viva Yoga mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan kepada Luluk Nur Hamidah yang telah lama dikenalnya sejak aktif sebagai aktivis organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, keduanya memiliki latar belakang perjuangan yang sama, meski berasal dari organisasi berbeda.

“Kita sama-sama pernah menjadi aktivis mahasiswa. Saya di HMI, sedangkan Mbak Luluk di PMII,” ujarnya.

Menurut Viva Yoga, jalannya sidang berlangsung menarik karena menghadirkan berbagai perspektif baru mengenai dinamika politik umat Islam di Indonesia. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penjelasan dari Said Aqil Siroj mengenai perbedaan makna istilah “santri” dan “abangan” yang dinilai berbeda dari konsep yang diperkenalkan oleh Clifford Geertz.

Selain itu, Viva Yoga mengaku tertarik dengan metafora “semangka” yang digunakan dalam disertasi Luluk untuk menggambarkan keragaman pilihan politik warga Nahdlatul Ulama.

“Semangka bagian luarnya berwarna hijau sebagai simbol umat Islam, tetapi ketika dibelah bagian dalamnya memiliki beragam warna. Ini menggambarkan bahwa warga NU tersebar di berbagai partai politik dan tidak berada dalam satu pilihan politik saja,” katanya.

Ia mencontohkan, kader NU juga banyak berkiprah di Partai Amanat Nasional. Salah satunya adalah Slamet Ariyadi, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Madura yang juga menjabat Ketua Umum IKA PMII.

Viva Yoga menilai pola distribusi kader NU ke berbagai partai politik memiliki kemiripan dengan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“HMI luarnya hijau, tetapi di dalamnya beragam warna. Seluruh partai politik memiliki kader HMI,” ujarnya.

Menurutnya, penyebaran kader organisasi kemasyarakatan Islam ke berbagai partai politik menunjukkan bahwa organisasi tersebut berperan sebagai pencetak kader umat sekaligus kader bangsa.

Ia juga mengungkapkan bahwa konsep mengenai kader umat dan kader bangsa, khususnya dalam HMI, telah dituangkannya dalam sebuah buku.

Di akhir keterangannya, Viva Yoga berharap disertasi Luluk Nur Hamidah dapat memperkaya literatur mengenai politik keumatan dan kebangsaan dari perspektif ilmu sosial dan politik serta menjadi referensi bagi pengembangan kajian akademik di masa mendatang.

(Red Je)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungi Kawasan Transmigrasi di Lahat, Wamen Viva Yoga: Rehabilitas Sekolah dan Sertipikati Lahan Segera Kita Tuntaskan
Sarasehan PAN Gresik, Viva Yoga: PAN selalu Lolos ke Senayan
Sinergi KKP-Kementrans, Wamen Viva Yoga: 17 Satuan Permukiman Transmigrasi Akan Menjadi Kampung Nelayan Merah Putih
Wamen Viva Yoga: Polri Harus Dekat dengan Rakyat dan Jadi Pengawal Demokrasi
Lembaga Formasi Minta Kepolisian Tindak Tegas Tambang Ilegal di Banyuwangi, Meski Ada yang Membekingi
Uya Kuya Gantikan Eko Patrio Pimpim PAN DKI Jakarta
Minat Bertani Meningkat, DKPP Sumenep Optimistis Luas Lahan Tembakau Bertambah pada Musim Tanam 2026
Punya WIUP & Eksplorasi, Tambang Pasir Susukan Kidul Desa Rogojampi Tetap Rusak Alam — LSM Formasi: Aparat Penegak Hukum Harus Tegas

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 03:28 WIB

Kunjungi Kawasan Transmigrasi di Lahat, Wamen Viva Yoga: Rehabilitas Sekolah dan Sertipikati Lahan Segera Kita Tuntaskan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:50 WIB

Sarasehan PAN Gresik, Viva Yoga: PAN selalu Lolos ke Senayan

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:11 WIB

Hadiri Sidang Doktor Luluk Nur Hamidah, Wamen Viva Yoga Sebut Pola Distribusi Kader NU Mirip HMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:11 WIB

Sinergi KKP-Kementrans, Wamen Viva Yoga: 17 Satuan Permukiman Transmigrasi Akan Menjadi Kampung Nelayan Merah Putih

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:26 WIB

Wamen Viva Yoga: Polri Harus Dekat dengan Rakyat dan Jadi Pengawal Demokrasi

Berita Terbaru