SUMENEP – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat menjadi perhatian Polresta Sumenep. Generasi muda dinilai perlu dibekali pemahaman agar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkannya.
Pesan tersebut disampaikan Polresta Sumenep melalui Bag SDM bersama Satbinmas dan Satlantas saat menggelar Sosialisasi Edukasi Paham AI di MAN Sumenep, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Selasa (18/8/2026).
Sebanyak 140 siswa MAN Sumenep mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut. Para pelajar mendapatkan edukasi mengenai perkembangan AI sekaligus pemahaman tentang pentingnya literasi digital di tengah perubahan teknologi yang berlangsung begitu cepat.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sosialisasi itu, para siswa didorong untuk melihat AI bukan sekadar sebagai teknologi untuk mengikuti tren. AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran, menggali informasi, meningkatkan kreativitas, hingga membantu mengembangkan kemampuan diri.
Namun, kemudahan teknologi juga harus diiringi dengan kemampuan memilah informasi dan memahami risiko penggunaannya. Karena itu, Polresta Sumenep menekankan pentingnya sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab saat memanfaatkan kecerdasan buatan.
Ps. KBO Satlantas Polresta Sumenep Ipda Nova Apriyanto, S.H., Ps. Kasubnit Bintibsos Satbinmas Polresta Sumenep Bripka Nurmalita, S.H., Kepala Sekolah MAN Sumenep, anggota Bag SDM, Satbinmas dan Satlantas Polresta Sumenep, serta Kasubnit 1 Kamsel turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Antusiasme para siswa terlihat saat mengikuti materi tentang perkembangan teknologi AI dan bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan secara positif dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Polresta Sumenep, edukasi teknologi kepada pelajar merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital. Pelajar tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk memahami manfaat, risiko, serta batasan teknologi yang mereka gunakan.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Sumenep menunjukkan komitmennya untuk ikut hadir di lingkungan pendidikan dengan memberikan edukasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Harapannya, generasi muda Sumenep dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas memanfaatkan teknologi, kritis menyaring informasi, adaptif terhadap perkembangan AI, serta tetap menjunjung tinggi etika dan karakter.
Bijak menggunakan teknologi, cerdas memanfaatkan AI, dan tetap berkarakter dalam setiap langkah.
(Red Je)









