Nelayan Asal Desa Kropoh Ra’as Dilaporkan Hilang Saat Memancing, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Jatimekspos.com, Seorang nelayan bernama Amsuri (55), warga Dusun Kropoh RT 01/RW 01, Desa Kropoh, Kecamatan Ra’as, Kabupaten Sumenep, dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Desa Kropoh, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan perahu dayung jenis losongan (montek) berwarna hijau muda untuk memancing ikan di sekitar perairan Desa Kropoh.

Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah. Khawatir terjadi sesuatu, istrinya, Ervani, kemudian menghubungi keluarga dan warga sekitar untuk membantu melakukan pencarian.

Pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, warga memperoleh informasi adanya sebuah perahu dayung berwarna hijau muda yang mengapung di perairan dekat Pelabuhan Talebuk, Desa Kropoh. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak keluarga, perahu tersebut dipastikan milik korban yang digunakan saat berangkat memancing.

Mendapat laporan tersebut, Kepala Desa Kropoh H. Rahmawi segera berkoordinasi dengan Polsek Ra’as. Selanjutnya, sekitar pukul 09.00 WIB, personel Polsek Ra’as bersama Koramil Ra’as, staf Kecamatan Ra’as, serta masyarakat setempat melakukan pencarian di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban. Namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan.

 

Identitas korban nelayan yang hilang di raas

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Sumenep AKP Moch. Rofiq, S.H., mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bahan keterangan, hingga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait.

Tim SAR gabungan telah diterjunkan untuk melakukan pencarian korban secara maksimal,” ujarnya.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Satpolairud Polres Sumenep, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Basarnas, BPBD Kabupaten Sumenep, Syahbandar Ra’as, unsur TNI-Polri, komunitas nelayan, serta masyarakat pesisir setempat.

Selain melakukan penyisiran di lokasi kejadian, petugas juga telah melakukan pemetaan area pencarian (SARMAP) dan menyebarluaskan informasi kepada kapal-kapal pelayaran maupun kapal perikanan yang melintas di sekitar lokasi agar turut membantu pemantauan keberadaan korban.

Berdasarkan data yang diperoleh, lokasi kejadian berada di perairan sebelah utara Pelabuhan Rakyat Desa Kropoh dengan jarak sekitar 500 meter dari garis pantai. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan dengan arah angin dominan dari tenggara dan tinggi gelombang berkisar antara 0,55 hingga 0,75 meter.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban diimbau segera melaporkan kepada petugas terdekat guna mempercepat proses pencarian.

Satpolairud Polres Sumenep memastikan akan terus memberikan perkembangan informasi terkait hasil pencarian korban kepada masyarakat.

(Red Je)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAZNAS Sumenep Mulai Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Milik Fatiha di Ambunten
Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Serahkan Hasil Reses III 2026, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas Pembangunan
Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tetapkan TIHT 2026, Demi Lindungi Harga Tembakau Petani
Ketua LSM Formasi Tegas: WIUP dan Izin Eksplorasi Bukan Alasan Sah Menambang dan Menjual Hasil Galian
PEMKAB SUMENEP LUNCURKAN SISTEM DIGITAL UNTUK TATA KELOLA DAN PELAYANAN PUBLIK
Kirab Pusaka Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya di Hari Jadi Kabupaten Sumenep
Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta kepada Korban Kebakaran di Giligenting
Tiang Listrik Di Halaman Rumah, warga Sumenep Protes PLN
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 05:57 WIB

BAZNAS Sumenep Mulai Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Milik Fatiha di Ambunten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:05 WIB

Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Serahkan Hasil Reses III 2026, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas Pembangunan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:41 WIB

Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tetapkan TIHT 2026, Demi Lindungi Harga Tembakau Petani

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:18 WIB

Ketua LSM Formasi Tegas: WIUP dan Izin Eksplorasi Bukan Alasan Sah Menambang dan Menjual Hasil Galian

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:32 WIB

PEMKAB SUMENEP LUNCURKAN SISTEM DIGITAL UNTUK TATA KELOLA DAN PELAYANAN PUBLIK

Berita Terbaru