Dari Mimbar Bebas May Day, mahasiswa Serukan Keadilan bagi Buruh Banyuwangi

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatimekspos.com-Banyuwangi ‘ Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei di Banyuwangi kembali menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Melalui kegiatan mimbar bebas yang digelar di depan Kantor Bupati, Ferdi Fernando Putra tampil sebagai salah satu orator yang lantang menyerukan pentingnya keadilan bagi kaum buruh.

Dalam orasinya, Ferdi menekankan bahwa masih banyak pekerja yang belum mendapatkan haknya secara layak, baik dari sisi upah, jaminan sosial, maupun perlindungan kerja. Ia menilai, kebijakan yang ada perlu dikaji ulang agar lebih berpihak kepada masyarakat kecil, khususnya buruh yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Buruh bukan sekadar angka dalam statistik. Mereka adalah manusia yang berjuang setiap hari untuk kehidupan yang lebih baik. Maka keadilan bagi buruh adalah keharusan, bukan pilihan,” ujarnya di hadapan massa aksi.

Aksi mimbar bebas tersebut diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa yang membawa isu-isu strategis, mulai dari perlindungan tenaga kerja, kepastian upah layak, hingga dampak kebijakan daerah terhadap sektor informal. Suasana aksi berlangsung dinamis dengan berbagai orasi yang silih berganti, namun tetap dalam koridor damai.

Ferdi juga mengingatkan pentingnya peran mahasiswa sebagai kontrol sosial yang tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan solusi. Ia mengajak peserta aksi untuk terus mengawal kebijakan pemerintah dengan pendekatan yang rasional dan berbasis data.

Selain itu, ia menyoroti perlunya ruang dialog yang lebih terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik akan menjadi kunci dalam menciptakan kebijakan yang adil dan tepat sasaran.
Aparat keamanan terlihat mengawal jalannya aksi guna memastikan situasi tetap kondusif. Hingga kegiatan berakhir, tidak ditemukan adanya insiden yang mengganggu ketertiban umum.

Melalui mimbar bebas May Day ini, suara mahasiswa kembali menguat sebagai representasi keresahan masyarakat. Seruan keadilan bagi buruh yang digaungkan menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk kesejahteraan pekerja masih harus terus diperjuangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAZNAS Sumenep Mulai Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Milik Fatiha di Ambunten
Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Serahkan Hasil Reses III 2026, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas Pembangunan
Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tetapkan TIHT 2026, Demi Lindungi Harga Tembakau Petani
Ketua LSM Formasi Tegas: WIUP dan Izin Eksplorasi Bukan Alasan Sah Menambang dan Menjual Hasil Galian
PEMKAB SUMENEP LUNCURKAN SISTEM DIGITAL UNTUK TATA KELOLA DAN PELAYANAN PUBLIK
Kirab Pusaka Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya di Hari Jadi Kabupaten Sumenep
Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta kepada Korban Kebakaran di Giligenting
Tiang Listrik Di Halaman Rumah, warga Sumenep Protes PLN

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 05:57 WIB

BAZNAS Sumenep Mulai Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Milik Fatiha di Ambunten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:05 WIB

Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Serahkan Hasil Reses III 2026, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas Pembangunan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:41 WIB

Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tetapkan TIHT 2026, Demi Lindungi Harga Tembakau Petani

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:18 WIB

Ketua LSM Formasi Tegas: WIUP dan Izin Eksplorasi Bukan Alasan Sah Menambang dan Menjual Hasil Galian

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:32 WIB

PEMKAB SUMENEP LUNCURKAN SISTEM DIGITAL UNTUK TATA KELOLA DAN PELAYANAN PUBLIK

Berita Terbaru