SUMENEP – Jatimekspos.com, Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Brigpol Ilham Indra Nugraha melaksanakan pengecekan perkembangan dan pengelolaan peternakan ayam petelur di Desa Babbalan, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., kepada jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap sektor pertanian dan peternakan yang menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan pangan masyarakat.
Pengecekan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB di kandang peternakan ayam petelur milik Deni yang dikelola oleh Rofik. Saat ini, peternakan tersebut memiliki populasi sekitar 1.000 ekor ayam petelur yang menjadi salah satu sumber produksi pangan di wilayah setempat.
Dalam kegiatan itu, Brigpol Ilham Indra Nugraha melakukan pemantauan terhadap kondisi kandang, perkembangan usaha peternakan, serta sistem pengelolaan yang diterapkan oleh pengelola. Ia juga memberikan sejumlah imbauan terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan peternakan guna mendukung kesehatan ternak dan kenyamanan masyarakat sekitar.
“Kebersihan kandang dan pengelolaan limbah peternakan, khususnya kotoran ayam, harus dilakukan sesuai standar operasional peternakan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Brigpol Ilham.

Menurutnya, pengelolaan peternakan yang baik tidak hanya berpengaruh terhadap produktivitas hasil ternak, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan pendampingan dan monitoring tersebut, Polri menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk motivasi kepada para peternak agar terus meningkatkan produktivitas dan kualitas usaha yang dijalankan.
Kegiatan yang dihadiri oleh Brigpol Ilham Indra Nugraha selaku Bhabinkamtibmas Desa Babbalan dan Rofik sebagai pengelola peternakan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Dengan terjalinnya sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal serta mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.
(Red Je)









