DAM CONCRONG Rogojampi Jebol Terkena Banjir ,Korsda Rogojampi: Warga Dan Petani Perbaiki Secara Swadaya

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI — Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Rogojampi pada Senin, 22 Juni 2026, menyebabkan tanggul Dam Concrong jebol sepanjang sekitar 7 meter. Kerusakan ini sempat menghentikan aliran air irigasi yang menjadi tumpuan ribuan hektare lahan pertanian di tiga desa sekitar.

Namun berkat semangat gotong royong, saluran irigasi tersebut kini sudah kembali berfungsi normal. Kepala Koordinasi Sumber Daya Air (Korsda) Rogojampi menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan perbaikan ini.

“Alhamdulillah, saluran irigasi Concrong sudah bisa mengalir lagi setelah jebol diterjang banjir pada hari Senin tanggal 22 Juni,” ujar Kepala Korsda Rogojampi dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).

Ia menjelaskan perbaikan dilakukan secara bersama-sama tanpa menunggu bantuan anggaran resmi. “Semua ini berkat upaya dan kerja keras bersama hippa Concrong, petani Desa Watukebo, Blimbingsari, dan Karangbendo, serta dipandu dan dibimbing oleh Juru Pengairan Dimas Doso Novianto.”

Pekerjaan dipimpin langsung oleh Ketua hippa Concrong, Sayidi. Di bawah komandonya, warga dan petani bekerja kompak menutup bagian tanggul yang jebol dengan mengandalkan biaya swadaya.

Melalui pernyataannya, Korsda Rogojampi menyampaikan harapan agar hasil kerja sama ini memberikan manfaat maksimal. “Harapan saya selaku Korsda Rogojampi, semoga tanggul darurat ini bisa bertahan sampai akhir musim tanam tahun 2026, sehingga terhindar dari risiko gagal panen. Sambil menunggu anggaran untuk rehabilitasi permanen dari Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya.

Saat ini, aliran air sudah kembali lancar dan dapat dimanfaatkan petani untuk mengairi sawah mereka. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti perbaikan permanen agar kerusakan serupa tidak terulang di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAZNAS Sumenep Mulai Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Milik Fatiha di Ambunten
Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Serahkan Hasil Reses III 2026, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas Pembangunan
Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tetapkan TIHT 2026, Demi Lindungi Harga Tembakau Petani
Ketua LSM Formasi Tegas: WIUP dan Izin Eksplorasi Bukan Alasan Sah Menambang dan Menjual Hasil Galian
PEMKAB SUMENEP LUNCURKAN SISTEM DIGITAL UNTUK TATA KELOLA DAN PELAYANAN PUBLIK
Kirab Pusaka Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya di Hari Jadi Kabupaten Sumenep
Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta kepada Korban Kebakaran di Giligenting
Tiang Listrik Di Halaman Rumah, warga Sumenep Protes PLN

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 05:57 WIB

BAZNAS Sumenep Mulai Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Milik Fatiha di Ambunten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:05 WIB

Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Serahkan Hasil Reses III 2026, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas Pembangunan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:41 WIB

Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tetapkan TIHT 2026, Demi Lindungi Harga Tembakau Petani

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:18 WIB

Ketua LSM Formasi Tegas: WIUP dan Izin Eksplorasi Bukan Alasan Sah Menambang dan Menjual Hasil Galian

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:32 WIB

PEMKAB SUMENEP LUNCURKAN SISTEM DIGITAL UNTUK TATA KELOLA DAN PELAYANAN PUBLIK

Berita Terbaru