JATIMEKSPOS.COM — SUMENEP –
Kondisi gedung SDN Ambunten Barat III memprihatinkan dan dinilai sudah sangat membahayakan keselamatan para siswa. Dinding bangunan terlihat retak-retak, cat mengelupas habis, dan rangka kayu bagian atap sudah rapuh serta tidak kokoh lagi. Anak-anak yang bermain di bawah bangunan setiap hari berada dalam ancaman bahaya yang nyata.
Moh. Ali Hasan, selaku pihak komite sekolah, mengangkat suara terkait kondisi yang semakin mengkhawatirkan ini.
“Kondisi gedung sudah sangat membahayakan. Kayu-kayu bagian atas sudah rapuh, dinding retak terlihat jelas. Anak-anak masih bermain di bawahnya setiap hari. Ini sungguh mengerikan,” ujar Moh. Ali Hasan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengajuan perbaikan gedung ini sebenarnya sudah disampaikan, namun hingga kini belum ada kejelasan kapan bantuan akan turun.
“Jika pengajuan masih belum ada kepastian, maka langkah paling aman adalah membongkar bangunan tersebut terlebih dahulu. Jangan menunggu sampai ada korban baru baru bertindak. Nyawa siswa tidak bisa ditawar-tawar dengan janji yang belum pasti,” tegasnya.
Pihak sekolah dan warga berharap dinas terkait segera turun ke lokasi meninjau langsung kondisi gedung. Jika tidak segera diperbaiki atau dibongkar, dikhawatirkan keruntuhan dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa peringatan.
Lebih baik mengantisipasi daripada menyesal setelah kejadian. Demikian harapan warga dan orang tua siswa SDN Ambunten Barat III.
Liputan Wartawan Jatimekspos.com









