Seorang Nelayan Meninggal Dunia Akibat Perahu Karam di Perairan Pakamban Laok Sumenep

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meng ilustrasikan perahu karam

Meng ilustrasikan perahu karam

JATIMEKSPOS.COM-SUMENEP – Seorang nelayan bernama M. Rusdi (72), warga Dusun Dunggadung, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya karam di perairan Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kapolsek Prenduan AKP Hudi Susilo, S.H., menjelaskan, peristiwa nahas tersebut bermula saat korban bersama sepupunya, Bustomi, serta dua cucu Bustomi, yakni Ulfa Lailatul Husna (13) dan Ahmad Habibi (5), berangkat melaut sekitar pukul 08.00 WIB untuk memasang jaring ikan menggunakan perahu fiber sepanjang kurang lebih lima meter.

Saat proses pemasangan jaring, korban berjalan ke sisi perahu sehingga keseimbangan perahu terganggu dan akhirnya terbalik. Keempat penumpang pun tercebur ke laut.

Beruntung, seorang nelayan lain bernama Musliyanto alias P. Rizki yang sedang mencari rajungan di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan. Seluruh korban berhasil dievakuasi ke atas perahunya. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, M. Rusdi dinyatakan meninggal dunia diduga akibat kehabisan tenaga saat berada di dalam air.

Selanjutnya seluruh korban dibawa ke daratan. Bustomi menjalani perawatan di Puskesmas Pragaan, sedangkan Ulfa Lailatul Husna dan Ahmad Habibi mendapatkan perawatan di rumah keluarganya. Sementara jenazah M. Rusdi langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Polsek Prenduan bersama unsur Kecamatan Pragaan dan tenaga kesehatan Puskesmas Pragaan mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan.

Pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan visum maupun autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menyimpulkan kejadian tersebut diduga murni merupakan kecelakaan laut dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan maupun tindak pidana.

(Red Je)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satresnarkoba Polresta Sumenep Tangkap Residivis Kasus Sabu di Pamolokan, Sita Barang Bukti Narkotika
Polsek Guluk-Guluk dan Resmob Polresta Sumenep Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Kurang dari 24 Jam
Pelaku Pencurian Toko di Dungkek Sumenep Ditangkap, Polisi Sita Puluhan Slop Rokok dan Barang Bukti
Polsek Masalembu Berhasil Ungkap Kasus Percobaan Pencurian Sepeda Motor, Dua Pelaku Diamankan
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung Batuan, Polresta Sumenep Lakukan Penyelidikan
Polsek Lenteng Ungkap Kasus Curanmor, Seorang Pria Berinisial AM Diamankan
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan Gapura, Diduga Terdapat Tanda Kekerasan
Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu di Kota Sumenep, Seorang Pria Diamankan dengan Delapan Poket Barang Bukti

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:50 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Tangkap Residivis Kasus Sabu di Pamolokan, Sita Barang Bukti Narkotika

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Polsek Guluk-Guluk dan Resmob Polresta Sumenep Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Kurang dari 24 Jam

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:04 WIB

Polsek Masalembu Berhasil Ungkap Kasus Percobaan Pencurian Sepeda Motor, Dua Pelaku Diamankan

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:41 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung Batuan, Polresta Sumenep Lakukan Penyelidikan

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:58 WIB

Seorang Nelayan Meninggal Dunia Akibat Perahu Karam di Perairan Pakamban Laok Sumenep

Berita Terbaru