SUMENEP – Jatimekspos.com, DPRD Kabupaten Sumenep mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep agar memprioritaskan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 untuk pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Desakan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumenep, Dul Siam. Menurutnya, pembangunan jalan produksi, jaringan irigasi pertanian, serta akses transportasi menuju wilayah kepulauan harus menjadi perhatian utama dalam penyusunan anggaran tahun depan.
Ia menilai infrastruktur yang memadai akan mampu menekan biaya logistik sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian dan perikanan yang menjadi sektor unggulan masyarakat Sumenep.
“Anggaran 2026 jangan sampai habis untuk kegiatan seremonial. Pemkab harus fokus pada pembangunan infrastruktur yang benar-benar menunjang perekonomian masyarakat. Jalan rusak menuju sentra produksi harus diperbaiki, dermaga di wilayah kepulauan perlu diperkuat. Jika distribusi logistik lancar, harga komoditas akan lebih stabil dan daya saing UMKM meningkat,” tegas Dul Siam.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut juga menyoroti masih adanya ketimpangan pembangunan infrastruktur antara wilayah daratan dan kepulauan. Menurutnya, pemerataan akses jalan, listrik, serta fasilitas pendukung lainnya di pulau-pulau kecil dapat membuka peluang investasi baru, terutama di sektor pariwisata dan perikanan.
Dul Siam menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan setiap alokasi anggaran pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Pembangunan infrastruktur harus menjadi prioritas karena dampaknya sangat besar terhadap perekonomian masyarakat. Akses yang baik akan memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia juga menilai masih terdapat sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep yang membutuhkan perbaikan maupun peningkatan kualitas agar dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat secara optimal.
Dengan fokus pembangunan yang tepat sasaran, DPRD berharap APBD 2026 dapat menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.
(Red Je)









