Siswa Kelas X SMA Ambunten Meninggal Saat Belajar Berenang, Keluarga Minta Dugaan Kelalaian Diusut

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana duka di rumah kediaman korban, Desa Ambunten Barat — warga berdatangan menyampaikan belasungkawa.

Suasana duka di rumah kediaman korban, Desa Ambunten Barat — warga berdatangan menyampaikan belasungkawa.

JATIMEKSPOS.COM — SUMENEP –
Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga Syaiful, siswa Kelas X SMA Ambunten warga Desa Ambunten Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep. Syaiful meninggal dunia setelah mengalami musibah saat mengikuti kegiatan pembelajaran berenang di sungai wilayah Tambaagung, Jumat (2/10/2026).

Peristiwa tersebut sontak mengundang keprihatinan sekaligus perhatian luas masyarakat. Warga berdatangan ke Puskesmas Ambunten untuk mengetahui kondisi korban, sebelum akhirnya memadati rumah duka di Desa Ambunten Barat guna menyampaikan belasungkawa. Di kediaman korban, tangis dan duka tak terbendung dari keluarga yang kehilangan putranya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 30 siswa dan dinyatakan sebagai bagian dari pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Guru mata pelajaran tersebut diketahui berada di lokasi saat musibah terjadi — fakta inilah yang kemudian menjadi pertanyaan mendasar dari pihak keluarga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga korban menyatakan ketidakpuasan dan meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan. Pihak keluarga meminta pemeriksaan menyeluruh, mencakup:

– Perizinan dan prosedur pelaksanaan kegiatan di sungai
​
– Jumlah pendamping yang bertugas untuk lebih dari 30 siswa
​
– Pengecekan kemampuan berenang masing-masing siswa sebelum masuk air
​
– Sistem pengawasan selama kegiatan berlangsung
​
– Tindakan yang dilakukan segera setelah korban mengalami kesulitan

“Bagi kami, kepergian Syaiful bukan sekadar kehilangan, melainkan meninggalkan pertanyaan: di mana jaminan keselamatan anak kami saat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan sekolah?” demikian tegas dari pihak keluarga.

Keluarga menegaskan, jika ditemukan unsur kelalaian maupun pelanggaran prosedur, maka pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya meminta keterangan resmi dari pihak SMA Ambunten, guru yang mendampingi, kepolisian, serta pihak terkait guna memperoleh kronologi lengkap dan fakta yang utuh.

Catatan Redaksi: Dugaan kelalaian yang disampaikan dalam pemberitaan ini merupakan permintaan pengusutan dari keluarga korban. Ada atau tidaknya kelalaian serta pihak yang bertanggung jawab sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penyidik berdasarkan hasil pemeriksaan yang objektif.

(Wartawan JatimEkspos.com)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Kebaktian Sosial, Jeritan Anak Tak Terjawab
Bupati Sumenep Buka AF Sport U-17, 27 Tim Berebut Peluang Menuju Liga 4
Rakor PBI JKN, Bappeda Sumenep Tekankan Pentingnya Data Akurat dan Bantuan Tepat Sasaran
Jangan Lepas dari Pemeriksaan: Kelalaian Menyebabkan Kematian, Mengapa Harus di Sungai?
Gedung SDN Ambunten Barat III Retak & Rapuh, Komite Minta Segera Ditindak — Jangan Tunggu Ada Korban
Pendidikan Bukan Sekadar Materi Pelajaran, Gerak dan Kesehatan Juga Penting — Semangat SDN Ambunten Barat III
PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI TROWULAN KABAT DIDUGA TAK SESUAI SPESIFIKASI, KETUA FORMASI KECEWA: MOLEN CUMA DIPAJANG, UANG RAKYAT JANGAN DIMAINKAN!
Bappeda Sumenep Perkuat Pengawasan Program Strategis, Koordinasi Antar-OPD Jadi Kunci

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:44 WIB

Di Balik Kebaktian Sosial, Jeritan Anak Tak Terjawab

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Bupati Sumenep Buka AF Sport U-17, 27 Tim Berebut Peluang Menuju Liga 4

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:15 WIB

Rakor PBI JKN, Bappeda Sumenep Tekankan Pentingnya Data Akurat dan Bantuan Tepat Sasaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:40 WIB

Jangan Lepas dari Pemeriksaan: Kelalaian Menyebabkan Kematian, Mengapa Harus di Sungai?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Gedung SDN Ambunten Barat III Retak & Rapuh, Komite Minta Segera Ditindak — Jangan Tunggu Ada Korban

Berita Terbaru