Jatimekspos.com-SUMENEP – Pemerintah Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, dilaporkan mengalami kelumpuhan pelayanan selama kurang lebih empat bulan akibat kekosongan pejabat (PJ) kepala desa. Kondisi ini terjadi sejak berakhirnya masa tugas PJ sebelumnya, Moh. Sayadi, yang memasuki masa purna tugas sebagai aparatur sipil negara pada Januari 2026.
Sejak tidak adanya pejabat pengganti, roda pemerintahan desa mulai tersendat. Sejumlah aktivitas pelayanan publik dan operasional kantor desa dilaporkan tidak berjalan optimal. Bahkan, kondisi kantor desa cukup memprihatinkan, mulai dari listrik yang sempat padam akibat tunggakan, jaringan WiFi tidak aktif, hingga ketiadaan kertas untuk kebutuhan administrasi surat-menyurat.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait peran dan perhatian pemerintah daerah. Publik mempertanyakan mengapa kondisi ini terkesan dibiarkan, baik oleh pihak kecamatan maupun pemerintah kabupaten. Di sisi lain, beredar pula isu adanya campur tangan pihak tertentu dalam jalannya pemerintahan desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Pemerintah Desa Pamolokan disebut telah beberapa kali mengalami pergantian PJ kepala desa. Namun, masa jabatan para PJ tersebut tidak berlangsung lama, diduga akibat adanya perbedaan pandangan dalam pengelolaan pemerintahan desa.
Akbar (nama samaran), salah satu warga Desa Pamolokan, mengungkapkan bahwa kondisi desa saat ini jauh dari ideal dibandingkan desa lain yang telah memiliki kepala desa definitif.
“Kalau kondisi ini dibiarkan, lalu apa fungsi Camat dan Bupati? Negara harus hadir dalam persoalan ini. Jangan sampai karena faktor kedekatan, kepentingan masyarakat diabaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kekosongan kepemimpinan desa berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat yang dinilai semakin terhambat dan tidak maksimal.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kecamatan belum dapat memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Camat Kota Sumenep yang dikabarkan sedang menghadiri agenda rapat.
Penulis : Ali Hasan
Editor : Aink
Sumber Berita: liputan langsung








