Surabaya, Jatimekspos.com – Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan praktik mafia cukai yang menyeret sejumlah pihak, termasuk kalangan pengusaha rokok.Senin, 06 April 2026 | 19:27 WIB.
Salah satu nama yang mencuat dalam pusaran kasus ini adalah Muhammad Suryo, pengusaha asal Madura dengan merek HS. Ia diketahui telah diperiksa oleh KPK guna mendalami alur dugaan korupsi dalam pengurusan pita cukai.
Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, menegaskan bahwa proses pemeriksaan tidak boleh berhenti pada formalitas semata.
“Kami mendesak KPK untuk serius dan tidak tebang pilih. Jika memang ada dugaan aliran dana dalam jumlah besar, maka harus ditelusuri sampai ke akar-akarnya, termasuk kepada pihak-pihak yang sudah diperiksa,” tegas Baihaki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat, tanpa memandang latar belakang maupun kekuatan ekonomi.
“Jangan sampai publik melihat ada perlakuan berbeda. Hukum harus berdiri tegak. Kalau memang ada keterlibatan, siapapun itu harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.
AMI menilai, kasus ini berpotensi menjadi pintu masuk untuk membongkar praktik lama yang selama ini diduga merugikan negara dalam sektor cukai.
“Ini momentum bagi KPK untuk membuktikan keberanian. Bongkar secara terang siapa saja yang bermain. Jangan sampai kasus ini berhenti di tengah jalan,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan, AMI menyatakan siap mengawal proses hukum tersebut. Bahkan, mereka membuka opsi untuk menggelar aksi massa apabila penanganan perkara dinilai tidak transparan.
“Kami tidak akan diam. Jika ada indikasi permainan atau perlindungan terhadap pihak tertentu, AMI siap turun langsung memastikan hukum tidak dipermainkan,” pungkas Baihaki.
Sementara itu, KPK masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah pihak terkait dugaan korupsi di sektor cukai tersebut.
Editor : Joko
Sumber Berita: https://Jatimekspos.com








