Kinerja Setahun Pemkab Sumenep: 16 Penghargaan Diraih, UHC dan MPP Diperluas

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatimekspos.com–SUMENEP,Satu tahun kepemimpinan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati K.H. Imam Hasyim, S.H., M.H., diwarnai sejumlah capaian pembangunan yang diklaim menunjukkan tren positif di berbagai sektor strategis, Senin (23/02/2026).

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sumenep, angka kemiskinan disebut turun sebesar 0,76 persen dan diklaim sebagai penurunan tertinggi di Jawa Timur. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 1,64 persen, menempatkan Sumenep dalam posisi tiga besar terbaik di tingkat provinsi.

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,54 dengan kategori tinggi. Pemkab juga merealisasikan pembangunan 286 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu serta korban terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada bidang keagamaan dan sosial, pemerintah daerah menyalurkan tunjangan sebesar Rp1,47 miliar kepada 1.225 guru ngaji, termasuk perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Sementara di sektor infrastruktur, pembangunan jalan dan jembatan terus digencarkan guna mendukung konektivitas ekonomi, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Perhatian terhadap sektor pendidikan diwujudkan melalui program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu serta rehabilitasi 45 sekolah. Di bidang kesehatan, layanan gratis melalui skema Universal Health Coverage (UHC) diperluas, disertai peningkatan status RSUD dr. H. Moh. Anwar menjadi rumah sakit tipe B.

Selain itu, Mal Pelayanan Publik (MPP) kini menghadirkan 221 jenis layanan, diperkuat dengan Call Center 112 untuk penanganan kegawatdaruratan. Sepanjang periode tersebut, Kabupaten Sumenep juga mencatatkan 16 penghargaan tingkat regional dan nasional, serta memberikan perlindungan jaminan ketenagakerjaan kepada 5.712 pekerja rentan dan petani tembakau.

Meski berbagai capaian tersebut dipublikasikan sebagai indikator keberhasilan, sejumlah kalangan menilai diperlukan pengawasan ketat serta transparansi anggaran. Hal ini penting agar seluruh program benar-benar berdampak langsung dan dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Editor : Aink Kim

Sumber Berita: Liputan sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korluh Pasongsongan Ahmad Molyono, SP., MMA. Turun Langsung Sosialisasikan RDKK ke Gapoktandes Abadi Padangdangan
Silaturahmi Wartawan JatimEkspos Moh Ali Hasan, Eratkan Sinergi Bersama Kapolsek Ambunten
Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Lobuk Polsek Bluto Turun Tangan
Dapur MBG Belum Beroperasi, 7 SDN di Ambunten Tengah dan Barat Belum Terima Jatah
Warga Temukan Mayat di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Penerima Manfaat MBG 3B di Sumenep Kecewa, Makanan Bergizi Harus Dijemput
Festival Lomba Hadrah Sumenep 2026 Resmi Digelar, Perebutkan Hadiah Rp10 Juta

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:12 WIB

Korluh Pasongsongan Ahmad Molyono, SP., MMA. Turun Langsung Sosialisasikan RDKK ke Gapoktandes Abadi Padangdangan

Jumat, 25 September 2026 - 07:11 WIB

Silaturahmi Wartawan JatimEkspos Moh Ali Hasan, Eratkan Sinergi Bersama Kapolsek Ambunten

Kamis, 24 September 2026 - 12:15 WIB

Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Lobuk Polsek Bluto Turun Tangan

Selasa, 22 September 2026 - 16:08 WIB

Warga Temukan Mayat di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 22 September 2026 - 15:45 WIB

Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Berita Terbaru