JATIMEKSPOS.COM — SUMENEP –
Seorang warga asal Tamba Agung Tengah, Kecamatan Ambunten, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap dan cara peneguran perawat yang bertugas di bagian pemeriksaan paru Puskesmas Ambunten. Kejadian berlangsung pada hari Rabu, ketika Hambali mengantar niniknya untuk pemeriksaan kesehatan paru ke tempat tersebut.
Menurut keterangan Hambali, saat itu dirinya mendampingi kerabatnya berobat. Meskipun mungkin ada hal yang kurang tepat atau kesalahan yang dilakukan, namun cara peneguran yang disampaikan perawat dinilai kurang manusiawi dan tidak pantas.
“Saya sendiri, Hambali, yang mengantar niniknya berobat periksa paru ke Puskesmas Ambunten pada hari Rabu. Mungkin ada kesalahan yang kami perbuat, namun dari segi penegurannya kurang manusiawi. Sebagai petugas yang melayani, seharusnya tetap bersikap ramah sekalipun ada kesalahan,” ungkapnya kepada media, Kamis (17/9/2026).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menuturkan, warga datang bukan untuk bermasalah, melainkan memohon pertolongan kesehatan. Sikap ketus dan peneguran yang kasar justru menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pasien dan keluarganya.
“Kami datang untuk berobat, bukan untuk dimarahi. Sekalipun ada yang kurang benar, tegurlah dengan cara yang pantas. Melayani orang sakit harus dengan keramahan, bukan dengan nada yang menyakiti hati,” tegasnya.
Hambali berharap pihak pengelola Puskesmas Ambunten serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep dapat memperhatikan kembali sikap seluruh tenaga medis yang bertugas. Puskesmas adalah tempat pelayanan publik, sehingga keramahan serta kesopanan menjadi kewajiban setiap petugas.
“Kami tidak menuntut hal berlebih, cukup diperlakukan dengan hormat dan sopan. Itu hak setiap warga yang datang mencari pertolongan,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Puskesmas Ambunten terkait keluhan tersebut.
(A – L – H)








