JATIMEKSPOS.COM SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar Kirab Pusaka sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 pada Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan yang dipimpin Bupati Sumenep itu berlangsung khidmat dan disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati jalur kirab.
Kirab Pusaka merupakan tradisi tahunan yang menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah panjang Kabupaten Sumenep sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya.
Bupati Sumenep menyampaikan bahwa budaya merupakan identitas yang harus terus dijaga bersama. Menurutnya, Kirab Pusaka bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar generasi muda semakin mengenal sejarah dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin mencintai budaya daerah dan bersama-sama menjaga warisan leluhur sebagai bagian dari jati diri Kabupaten Sumenep,” ujar Bupati.
Prosesi kirab diikuti unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, budayawan, serta berbagai elemen masyarakat.
“Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menjadikan agenda budaya sebagai salah satu daya tarik wisata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pelestarian tradisi diharapkan berjalan seiring dengan upaya memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep kepada masyarakat luas.
“Kirab Pusaka menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang setiap tahun mendapat perhatian masyarakat. Selain melestarikan nilai sejarah, kegiatan tersebut juga memperkuat semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Penulis: M. Ali H









