Logo Hari Jadi Sumenep ke-758 Diluncurkan di Pendopo Agung Keraton, Ini Maknanya

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fausi Wongso Yudo, SH,. MH. Saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan logo Sungennep Sodek Parjuga 758

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fausi Wongso Yudo, SH,. MH. Saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan logo Sungennep Sodek Parjuga 758

SUMENEP, JATIMEKSPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi meluncurkan logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-758 dalam sebuah acara yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Sabtu (20/6/2026).

Peluncuran logo yang mengusung tema “Songennep Sodek Parjuga” tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-758 sekaligus merepresentasikan semangat pembangunan yang berpijak pada nilai sejarah, budaya, dan kemajuan daerah.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mengatakan bahwa logo Hari Jadi ke-758 bukan sekadar simbol visual, melainkan cerminan perjalanan panjang sejarah serta harapan masyarakat Sumenep untuk terus berkembang di masa depan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ini bukan sekadar simbol atau gambar, tetapi mencerminkan perjalanan sejarah, kekayaan budaya, dan optimisme masyarakat untuk terus bergerak maju,” ujar Achmad Fauzi saat peluncuran.

Logo karya desainer lokal Choirurrahman tersebut memadukan berbagai unsur yang menjadi identitas Kabupaten Sumenep. Beberapa elemen yang ditampilkan antara lain Tari Sintong sebagai simbol keluhuran budi dan spiritualitas masyarakat, Keris dan Batik yang menjadi ikon budaya Sumenep sebagai Kota Keris, serta sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang merepresentasikan potensi ekonomi daerah.

Logo “Sungnenep Sodek Parjuge”

Melalui perpaduan unsur budaya dan sektor strategis tersebut, pemerintah daerah ingin menegaskan bahwa pembangunan Sumenep harus berjalan beriringan antara pelestarian tradisi dan penguatan ekonomi masyarakat.

Secara visual, logo didominasi tiga warna utama, yakni merah yang melambangkan semangat perjuangan, kuning sebagai simbol kejayaan dan kesejahteraan, serta hijau yang mencerminkan kerukunan dan harmoni sosial masyarakat.

Penyerhan hadiah kepada pemenang lomba desint logo sungennep sodek parjuga

Sementara angka 758 menjadi penanda usia Kabupaten Sumenep yang telah menempuh perjalanan sejarah sejak tahun 1269 hingga memasuki peringatan hari jadi pada tahun 2027 mendatang.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan, semangat yang terkandung dalam logo tersebut diharapkan mampu menjadi energi kolektif seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Kami melalui logo ini ingin menghadirkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Sumenep selama ini tidak terlepas dari partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, sosial, maupun pembangunan infrastruktur.

“Berbagai capaian pembangunan yang diraih selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif sesuai dengan bidang dan kemampuannya masing-masing,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat terwujud apabila pemerintah dan masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk berpartisipasi sesuai kapasitas masing-masing.

“Pembangunan daerah berhasil apabila seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk berkontribusi dan berpartisipasi aktif sesuai kapasitasnya masing-masing,” pungkasnya.

Peluncuran logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-758 diharapkan menjadi simbol pemersatu seluruh masyarakat dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

(Red Je)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korluh Pasongsongan Ahmad Molyono, SP., MMA. Turun Langsung Sosialisasikan RDKK ke Gapoktandes Abadi Padangdangan
Silaturahmi Wartawan JatimEkspos Moh Ali Hasan, Eratkan Sinergi Bersama Kapolsek Ambunten
Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Lobuk Polsek Bluto Turun Tangan
Dapur MBG Belum Beroperasi, 7 SDN di Ambunten Tengah dan Barat Belum Terima Jatah
Warga Temukan Mayat di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Penerima Manfaat MBG 3B di Sumenep Kecewa, Makanan Bergizi Harus Dijemput
Festival Lomba Hadrah Sumenep 2026 Resmi Digelar, Perebutkan Hadiah Rp10 Juta

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:12 WIB

Korluh Pasongsongan Ahmad Molyono, SP., MMA. Turun Langsung Sosialisasikan RDKK ke Gapoktandes Abadi Padangdangan

Jumat, 25 September 2026 - 07:11 WIB

Silaturahmi Wartawan JatimEkspos Moh Ali Hasan, Eratkan Sinergi Bersama Kapolsek Ambunten

Kamis, 24 September 2026 - 12:15 WIB

Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Lobuk Polsek Bluto Turun Tangan

Selasa, 22 September 2026 - 16:08 WIB

Warga Temukan Mayat di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 22 September 2026 - 15:45 WIB

Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Berita Terbaru