Kolaborasi Program Kemendikdasmen dan Kementrans, Wamen Viva Yoga: Siap Bersinergi Membangun Sekolah dan Pendidikan di Kawasan Transmigrasi  

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat di hadiri 34 orang dari berbagai fraksi. Diantara

Rapat di hadiri 34 orang dari berbagai fraksi. Diantara

JAKARTA–Pembangunan dan rehabilitasi toilet sekolah di kawasan transmigrasi yang telah dilakukan oleh Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mendapat perhatian dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Apa yang dilakukan oleh Kementrans merupakan sejalan dengan program Kemendikdasmen.

Untuk lebih meningkatkan program itu, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)., Dr.Rita Pranawati, S.S, M.A., melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Gedung Makarti, Komplek Kantor Kementrans, Kalibata, Jakarta, 15/6/2026.

Dalam pertemuan Rita Pranawati berkeingian ada sinergi atau kerja sama antar kementerian dalam masalah meningkatkan fasilitas toilet di sekolah-sekolah di kawasan transmigrasi dan 3 T.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diungkap ada 70.000 sekolah, dari tingkat PAUD, SD. SMP, dan SMA yang perlu dibangun dan direhab toilet agar layak pakai. Ada usulan pembangunan di sekolah juga mencakup untuk rumah dinas guru.

Rita Pranawati tidak hanya menginginkan sinergi dalam pembangunan dan rehabilitasi toilet namun juga menawarkan program Relawan Mengajar di mana ada tenaga relawan yang menjadi pengajar di sekolah-sekolah di kawasan transmigrasi.

Viva Yoga merasa senang program yang telah dilakukan oleh Kementrans menarik perhatian kementerian lain. Diungkap dirinya kerap mengunjungi lokasi-lokasi sekolah di mana ada pembangunan dan rehabilitasi toilet. “Kita telah melakukan program ini di berbagai kawasan transmigrasi”, ujarnya.

Program ini di antaranya menyasar di SDN 10 Pulubala, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Di kawasan transmigrasi itu Viva Yoga meninjau dan meresmikan pembangunan toilet. Apa yang dilakukan oleh Kementrans diharap mampu meningkatkan proses  pendidikan anak-anak transmigran dan anak-anak masyarakat lain yang menempati kawasan transmigrasi.

Masih di provinsi yang sama, Viva Yoga juga mengunjungi  SDN 14 Sumalata. Sekolah ini berada di Kawasan Transmigrasi Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara. Dalam kunjungan kerja ini dirinya meninjau pembangunan toilet yang telah dilakukan. Kepada wartawan dikatakan toilet kini menjadi bersih sehingga mampu meningkatkan kesehatan dan pendidikan bagi semua siswa.

Di tahun sebelumnya, melakukan peninjauan di Kawasan Transmigrasi di Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Di sekolah yang bernama SD Inpres 13 yang berlokasi di Kampung Udapi Hilir, Viva Yoga  menyaksikan ruang-ruang kelas, toilet, dan sarana akses air bersih yang dibutuhkan para siswa termasuk guru. “Kita datang ke untuk memantau program-program Kementrans,” ujarnya saat itu.

Viva Yoga merasa senangprogram yang telah dilakukan oleh Kementrans menarik perhatian kementerian lain. Berkolaborasi

Terkait program Relawan Mengajar, menurut Viva Yoga hal demikian bisa disinergikan dengan program yang sudah dan akan dijalankan kembali oleh Kementrans, yakni Trans Patriot. Program yang sudah dilakukan di tahun 2025 dan akan dilakukan kembali di tahun ini adalah mengirim sarjana, master, doktor, hingga guru besar dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan maupun lokal, di berbagai kawasan transmigrasi untuk melakukan riset potensi sumber daya alam, ekonomi, budaya, dan pariwisata. “Di lingkup inilah Relawan Mengajar bisa disinergikan”, ujarnya.

Untuk memperdalam program Relawan Mengajar, Viva Yoga memberi kesempatan dari pihak Kemendikdasmen untuk mempresentasikan program itu saat ada pembekalan bagi 1.476 orang yang lolos menjadi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026.

(Red Je)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatimekspos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viva Yoga: Parliamentary Threshold Sebaiknya Tak Lebih dari 4 Persen
FORMASI: Kawal Pengesahan RUU Perampasan Aset Sesuai Komitmen
𝙋𝙚𝙧𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙏𝙧𝙖𝙣𝙨𝙥𝙖𝙧𝙖𝙣𝙨𝙞 𝙋𝙚𝙣𝙜𝙖𝙙𝙖𝙖𝙣, 𝙍𝙎𝙐𝘿 𝙙𝙧. 𝙃. 𝙈𝙤𝙝. 𝘼𝙣𝙬𝙖𝙧 𝙎𝙪𝙢𝙚𝙣𝙚𝙥 𝙎𝙤𝙨𝙞𝙖𝙡𝙞𝙨𝙖𝙨𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙀-𝙆𝙖𝙩𝙖𝙡𝙤𝙜 𝙠𝙚 𝘼𝙬𝙖𝙠 𝙈𝙚𝙙𝙞𝙖
Warga RT 01 RW 11 Pamolokan Gelar Jalan Sehat Meriahkan HUT ke-81 RI
Pondok Pesantren Al-Ikhlash Mandala Gelar Seminar Literasi Nasional, Dorong Budaya Baca di Rubaru
Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira
Wujud Kepedulian Polri, Kapolresta Sumenep Berangkatkan Empat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 ke Posko Tanjung Perak
Kapolresta Sumenep Sambut Korban Evakuasi KM Mutiara Sentosa 2 di Pelabuhan Kalianget

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:53 WIB

Viva Yoga: Parliamentary Threshold Sebaiknya Tak Lebih dari 4 Persen

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:09 WIB

FORMASI: Kawal Pengesahan RUU Perampasan Aset Sesuai Komitmen

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:21 WIB

𝙋𝙚𝙧𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙏𝙧𝙖𝙣𝙨𝙥𝙖𝙧𝙖𝙣𝙨𝙞 𝙋𝙚𝙣𝙜𝙖𝙙𝙖𝙖𝙣, 𝙍𝙎𝙐𝘿 𝙙𝙧. 𝙃. 𝙈𝙤𝙝. 𝘼𝙣𝙬𝙖𝙧 𝙎𝙪𝙢𝙚𝙣𝙚𝙥 𝙎𝙤𝙨𝙞𝙖𝙡𝙞𝙨𝙖𝙨𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙀-𝙆𝙖𝙩𝙖𝙡𝙤𝙜 𝙠𝙚 𝘼𝙬𝙖𝙠 𝙈𝙚𝙙𝙞𝙖

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Warga RT 01 RW 11 Pamolokan Gelar Jalan Sehat Meriahkan HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Pondok Pesantren Al-Ikhlash Mandala Gelar Seminar Literasi Nasional, Dorong Budaya Baca di Rubaru

Berita Terbaru