SUMENEP, JATIMEKSPOS.COM – Festival Lomba Hadrah Sumenep 2026 mulai digelar Rabu (23/9/2026). Ajang bertajuk “Sang Legendaris Hadrah Sumenep” tersebut menjadi panggung bagi kelompok hadrah untuk berkompetisi sekaligus melestarikan seni musik religi di Kabupaten Sumenep.(22/09/2026)
Festival ini digelar dalam rangka memperingati HUT HM Group dan PR Bahagia Sumenep, dengan memperebutkan trofi tetap dan trofi bergilir serta hadiah uang tunai.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadiah yang disiapkan cukup menarik. Juara pertama berhak mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, dan juara ketiga Rp5 juta. Peserta juga memperoleh uang transport selama mengikuti perlombaan.
Dalam pelaksanaannya, puluhan peserta dijadwalkan tampil secara bergiliran mulai 23 hingga 27 September 2026. Mereka akan bersaing menampilkan kemampuan terbaik dalam membawakan lagu-lagu hadrah.
Pada malam pertama, Rabu (23/9), empat grup dijadwalkan tampil, yakni Sirojul Munir 1 dari Karay Ganding, Muta’ Allimin dari Kalianget, Nurul Mustaqim dari Lebbeng Timur, serta Hisyfa dari Kapedi.
Kemudian pada Kamis (24/9), giliran Nurul Hidayah, Nurul Qamar, Nurul Fata dan Arridwan yang tampil.
Rangkaian penampilan berlanjut pada Jumat (25/9), Sabtu (26/9), hingga Minggu (27/9), dengan peserta berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep.
Setelah babak penyisihan berakhir, perlombaan dijadwalkan memasuki masa istirahat pada 28 dan 29 September 2026.
Selanjutnya, enam grup terbaik akan bertemu dalam Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam, 30 September 2026.
Bukan Sekadar Kompetisi
Festival Lomba Hadrah Sumenep 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan hadiah. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para pelaku seni hadrah untuk menunjukkan kreativitas serta memperkuat keberadaan seni musik religi di tengah masyarakat.
Ketentuan perlombaan menetapkan setiap tim ruddad minimal beranggotakan tujuh orang, dengan peserta diperbolehkan membawakan lagu hadrah dalam versi bebas.
Antusiasme peserta dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa seni hadrah masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat Sumenep.
Pelaksanaan festival tersebut juga mendapat dukungan dari HM Group dan PR Bahagia Sumenep sebagai sponsor kegiatan.
Dukungan tersebut turut membantu terselenggaranya kegiatan yang menggabungkan unsur kompetisi, seni, budaya dan syiar Islam.
Dengan mengusung semangat “Bersama Hadrah, Kita Lestarikan Syiar Islam”, Festival Lomba Hadrah Sumenep 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus menjaga dan mengembangkan seni hadrah di Kabupaten Sumenep.
(Red Je)








